kecanduan judi

Kecanduan Judi Kini Ada Obatnya, Baca Disini !

Bukan hanya kecanduan rokok yang dapat disembuhkan dengan obat-obatan, kini kecanduan judi juga sudah ada obatnya dan bisa disembuhkan. Obat yang dapat digunakan untuk menyembuhkan kecanduan judi pada prinsipnya sama dengan obat untuk menyembuhkan kecanduan narkoba.

Obat, yang dibilang Naltrexone, menekan produksi opioid endogen di otak pecandu judi. Senyawa yang sama juga diproduksi di otak para pecandu narkoba serta berfungsi untuk rangsang perilaku impulsif atau keinginan yang tak tertahankan.

Penggunaan Naltrexone untuk dapat obati seseorang yang sedang kecanduan judi tertuang di dalam pedoman yang diterbitkan oleh para ilmuwan dari Monash University. Dikutip dari Medindia, Rabu (30/11/2011), pedoman ini sudah disetujui oleh National Health and Medical Research Council dan dipublikasikan di Medical Journal of Australia.

Iklan : Disini kami memberikan bocoran situs paling gacor yang menyediakan berbagai macam permainan yang sering memberikan jackpot hingga ratusan juta rupiah yaitu di agen judi online terpercaya !

Pada dasarnya tidak ada perbedaan mekanisme kerja obat ini dalam atasi seseorang yang sedang kecanduan judi, dibandingkan dengan pemakaian pada pecandu narkoba. Hanya saja untuk keefektifannya, peneliti mengakui belum ada bukti ilmiah yang cukup kuat.

Soal keamanan, Naltrexone diketahui mempunyai efek samping berupa nyeri pada pencernaan. Keputusan untuk memakai obat ini akan mempertimbangkan reaksi individu, termasuk sejauh mana seseorang dapat mentolerir efek samping tersebut.

Perbedaan antara kecanduan judi dan kecanduan lainnya cuma terletak pada faktor-faktor yang merangsangnya. Pada orang yang kecanduan judi, stimulusnya seperti perilaku seperti kecanduan seks serta pornografi, sedang pada kecanduan rokok dan narkoba stimulusnya berupa zat berbahaya.

Kalau tidak diobati, kecanduan perilaku dan zat bisa menyebabkan kerusakan pada bagian otak yang merupakan pusat penghargaan atau kesenangan. Sebab kecanduan ditandai dengan perilaku yang berulang-ulang, otak yang berfungsi sebagai pusat memori atau memori juga akan terpengaruh.

Baca Juga : Kecanduan Judi Online, RWS Curi Emas Milik Majikan

Leave a Reply

Your email address will not be published.